Wasir : Perlukah Melakukan Terapi?

Wasir itu apa?

Wasir sering terjadi tanpa disadari, wasir merupakan pembengkakan yang terjadi kerena pembuluh darah membesar di dalam rektum. Wasir merupakan penyakit tanpa adanya gejala. Namun, wasir terjadi ketika seseorang buang air besar. Saat buang air besar biasanya akan mengeluarkan darah dan lendir. Selain itu, wasir menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa serta kemerahan disekitar rektum dan bahkan menimbulkan gatal.

Wasir dibedakan menjadi dua yaitu internal dan eksternal. Internal apabila terjadi di dalam rektum sehingga tidak dapat dilihat. Sedangkan eksternal terjadi di luar rektum atau di dekat rektum. Wasir adalah sebuah penyakit yang umum terjadi, biasanya terjadi pada usia 50 tahunan atau setengah dewasa.

 

Pada tahun 2008 di indonesia ada sekitar 5,7% dari 10 juta orang mengalami wasir. Sebenarnya, bagaimana sih penyebab munculnya wasir? Wasir muncul karena adanya tekanan dalam pembuluh darah yang ada di rektum. Seseorang yang terlalu lama mengejan atau sering mengejan dapat mengalami wasir.

Sebab orang mengejan karena konstipasi atau kekurangan serat dan nutrisi dalam makanan. Namun, ada sebab lain yaitu kelebihan berat badan, terlalu lama duduk, hamil dan usia. Wasir memang bukan penyakit yang membahayakan, namun perlu tidak ya upaya terapi pada wasir?

Perlukah dilakukan terapi wasir?

Wasir biasanya akan menghilang dengan sendirinya, tapi banyak pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa gatal dan rasa yang tidak nyaman. Ada hal yang bisa anda lakukan selain membuat perubahan pada makanan, sebaiknya anda tidak mengejan saat BAB. Namun, ada juga yang memerlukan perawatan ini tergantung dari letak wasir, adapula yang harus melakukan operasi wasir. Operasi wasir dilakukan karena letak wasir berada pada saraf yang menyebabkan rasa sakit.

Meskipun wasir juga membutuhkan operasi, ternyata wasir juga perlu melakukan terapi. Terapi wasir ini dilakukan seperti memberikan suntikan untuk meruntuhkan pembuluh darah yang bengkak. Tapi, terapi ini hanya bisa dilakukan untuk wasir yang masih kecil. Selain itu diet tinggi serat juga disarankan sebagai bentuk terapi wasir. Namun, terapi wasir seperti penyuntikan sudah tidak dilakukan karena untuk meminimalisir adanya infeksi.

Adapun terapi jenis lain seperti rubber band ligation, terapi ini dilakukan dengan bantuan karet yang diikatkan pada wasir yang akan lepas sendirinya saat melakukan BAB. Terapi ini bisa menjadi pilihan untuk kasus ibu. Tapi, semua terapi harus dilakukan dengan perubahan makanan dan olahraga.

Apabila anda terlalu takut dengan terapi tersebut mengingat resikonya, anda bisa menggunakan bantal terapi wasir. Bantal ini bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan. Biasanya penderita wasir tidak boleh duduk ditempat keras, karena itu bantal ini empuk dan nyaman digunakan. Bagaimanapun itu pencegahan wasir harus dilakukan.

Cara mencegah Wasir

Cara mencegah wasir bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan terutama melakukan olahraga rutin dan makan makanan yang berserat. Selain itu, anda harus banyak meminum air sebanyak delapan gelas sehari atau sesuai dengan berat badan. Anda bisa mempertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen penambah serat apabila anda kekurangan serat.

Usahakan anda tidak mengejan berlebihan dan BAB kalau memang mulas. Selain hal tersebut, sebaiknya jangan mengangkat berat dan duduk terlalu lama. Apabila anda hamil tidurlah sengan posisi miring untuk mengurangi tekanan dan dapat mencegah wasir semakin besar.

[products_slider title=”Produk Terkait” per_page=”30″ featured=”no” latest=”no” best_sellers=”no” on_sale=”no” orderby=”menu_order” order=”desc” layout=”default” category=”alat-terapi-kesehatan,  ” ]