Tips Merawat Lampu Operasi

Tips Merawat Lampu Operasi

Cara Merawat Lampu Operasi

Tips Merawat Lampu Operasi

Merawat lampu operasi secara berkala berguna untuk menunjang operasi agar bisa berjalan lancar, kita tidak boleh mengabaikan merawat lampu operasi yang baik dan benar, merawat lampu operasi sangat penting agar saat berjalannya operasi tidak ada kendala yang sepele yang berakibat fatal karena terganggunya pencahayaan atau pencahayaan yang kurang baik. Mengingat mahalnya alat-alat yang digunakan untuk operasi, kita perlu memperhatikan bagaimana perawatan yang baik dan benar. Merawat lampu operasi berjalannya operasi yang sukses, tidak lepas dari proses barjalannya operasi yang lancar tanpa kendala alat-alat operasi atau human error, yang terpenting adalah suksesnya operasi dan keselamatan pasien. Oleh karena itu merawat lampu operasi secara berkala merupakan salah satu poin penting dalam suksesnya proses operasi.

Pengertian Dan Jenis-Jenis Lampu Operasi

Sebelum kita bahas tentang cara merawat lampu operasi, ada baiknya kita memahami pengertian dan jenis-jenis lampu operasi terlebih dahulu agar kita bisa merawat lampu operasi dengan baik. Lampu oprasi adalah alat yang memiliki fungsi utama yaitu untuk menerangi objek pada saat dilakukan operasi atau tindakan pembedahan. Dalam operasi sangat dibutuhkan pencahayaan yang cukup sehingga dapat membantu dokter dan tim bedah untuk melakukan operasi yang paling rumit dan sensitif sekalipun. Lampu yang digunakan pada saat operasi adalah lampu khusus yang tidak menimbulkan panas, cahayanya tidak menyilaukan sehingga memudahkan dan tidak menganggu proses berjalanya oprasi serta arah sinar mudah diatur posisinya. Terlepas dari berbagai macam merk dan jenisnya, pada umumnya lampu operasi memiliki komponen yang serupa dan memiliki fungsi tertentu.

  1. Cup lampu, atau tempat lampu itu sendiri dipasang
  2. Tangkai lampu yang menyangga lampu
  3. Reflector, yang akan merefleksikan cahaya dari bola lampu yang dipasang
  4.  Pengatur fokus, yang digunakan untuk mengatur agar cahaya lampu terfokus pada satu area. Komponen ini lebih banyak digunakan pada jenis lampu operasi portable yang dapat dengan mudah dipindahkan dan memiliki tangkai lampu yang mudah digerakan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dokter dan tim bedah
  5. Dimmer, untuk mengatur kekuatan cahaya sehingga dapat diperoleh tingkat pencahayaan yang tepat
  6. Trafo, alat yang digunakan untuk mengatur tegangan listrik pada lampu operasi yang digunakan, pada umumya memerlukan tegangan sebesar 24 volt
  7. Saklar, berguna untuk mematikan dan menyalakan lampu.

Dalam ruang operasi pada umunya kan ditemukan dua jenis lampu yang akan digunakan selama proses operasi, yaitu lampu operasi ceiling, atau lampu yang dipasang pada bagian atap ruangan. Lampu yang  bersifat paten dan tidak bisa dipindah-pindah karena dipasang melekat pada atap ruangan. Tapi pada umunya lampu ini memiliki tangkai yang bisa diatur posisinya sesuai dengan kebutuhan pencahayaan. Dan yang kedua adalah lampu operasi mobile atau portable, lampu operasi mobile atau portable adalah jenisa lampu operasi yang dapat dipindah-pindah dengan mudah ke seluruh penjuru ruangan atau dipindah ke ruangan lain. Lampu ini memiliki tiang dan roda sehingga mempermudah saat proses pemindahan. Nagian badan yang berupa tiang yang dihubungan dengan tongkat lampu mempermudah dokter dan tim bedah dalam mengatur cahaya jauh dekatnya dengan pasien atau objek yang sedang di operasi.

Cara Merawat Lampu Operasi

Setelah kita mengerti dan tau jenis-jenis lampu operasi, tentu cara merawat lampu operasi pun sangatlah penting untuk kita ketahui. Karna kita tahu sendiri harga lampu operasi sangatlah mahal. Dan lampu oprasi juga sangat menentukan proses berjalanya operasi apakah sukses atau tidak, karna nyawa pasien sangatlah berharga. Pada umumya lampu operasi tidak memerlukan perawatan yang rumit. Kita hanya perlu memperhatikan kebersihanya. Tentu setiap akan melakukan operasi atau sesudah melakukan operasi, kebersihan dan kelengkapan alat-alat operasi akan selalu di cek terlebih dahulu. Karna sterilitas sangatlah penting dalam proses operasi, tujuanya untuk mencegah infeksi silang dari atau kepada pasien yang akan dibedah. Berikut ini saya akan berbagi tips bagaimana cara membersihkan lampu operasi yang baik dan benar agar dapat berjalan baik saat proses operasai atau pembedahan itu berlangsung.

  1. Cara merawat lampu operasi yang pertama adalah dengan mengecek terlebih dahulu tombol saklar On/Off,pastikan bahwa saklar sudah dalam keadaan mati atau Off untuk waspada dengan keselamatan Anda.
  2. Cara merawat lampu operasi yang kedua adalah dengan mengunakan kain halus untuk megelap bagian luar dari lampu operasi tersebut, jangan menggunakan kain yang kasar karena dapat menggores bagian luar dari lampu.
  3.  Cara merawat lampu operasi yang ketiga adalah dengan menggunakan kain halus untuk membersihkan debu di kaca sering dan penutup.
  4. Cara merawat lampu operasi yang ke empat adalah ketika mengganti lampu, hati-hati untuk tidak menyentuh bola lampu dalam dengan tangan yang tidak memiliki pelindung.
  5. Cara merawat lampu operasi yang ke lima atau terakhir adalah sterilisasi handle dengan autoclave.

Semoga tips-tips yang saya bagikan ini dapat bermanfaat. Setelah mengetahui cara-cara merawat lampu operasi yang baik dan benar, tentu merawat lampu operasi  akan menjadi lebih mudah dan aman untuk dilakukan.

[products_slider title=”Lihat Produk Terkait Lainnya” per_page=”12″ featured=”no” latest=”yes” best_sellers=”no” on_sale=”no” category=”harga-lampu-operasi” orderby=”menu_order” order=”desc” layout=”with-hover” ]