Kupas Tuntas Kegunaan AED

AED

AED (automated external defribillator) adalah alat yang digunakan untuk mengajarkan keahlian penyelamatan dasar AED dan prosedur defribilasi yang benar. Alat ini dapat memberikan kejut jantung untuk memperbaiki arus impuls otot jantung. AED juga dapat memberikan perintah untuk melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) / CPR (Cardio Pulmonary Resucitation) sehingga dapat meningkatkan angka keberhasilan dalam memberikan bantuan hidup dasar.
apa manfaat alat AED pacu jantung

Kapan AED dapat digunakan, selain untuk pelatihan penyelamatan ?

AED dapat digunakan apabila seseorang mengalami serangan jantung mendadak atau cardiac arrest. Serangan jantung terjadi karena penurunan tiba-tiba fungsi jantung, karena kurangnya suplai darah ke jantung serta kurangnya suplai oksigen ke otak. Tidak tersedianya asupan oksigen pada otak selama 4-6 menit dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan otak dan tidak dapat diperbaiki lagi. Kebanyakan kasus cardiac arrest adalah hasil dari fibrilasi ventrikel jantung dan kebanyakan meninggal dunia. Cardiac arrest harus segera ditangani sebelum waktu 30 menit karena harapan hidup cardiac arrest hanya 30 menit pertama. Lakukan CPR segera karena kesempatan hidup korban menurun 7-10%.
Perlu anda ketahui bahwa AED digunakan ketika ditemukan pasien/korban yang diduga mengalami penurunan fungsi jantung. Biasanya ditandai dengan hilangnya kesadaran diri, denyut nadi berhenti tiba-tiba dan lidah menekuk ke dalam langit-langit mulut dan sebelumnya tidak diketahui penyebab lain seperti nyeri dada dan lainnya. Mengapa AED penting untuk digunakan? mungkin banyak orang yang tidak mengetahui tapi AED digunakan untuk menangani darurat medis dan dapat digunakan sebagai CPR.

Jual AED trainer alat training AAED
Berikut langkah penyelamatan umum dengan AED merk Prestan:
1. Pelatih AED menampilkan prompt “tear open package and remove pads” (buka kemasan lalu keluarkan bantalan).
2. Tekan 4 untuk melanjutkan prompt pads
3. Tekan 4 lagi untuk menunjukkan penempatan bantalan
4. Untuk ke tahap selanjutnya yaitu analisis urutan penyelamatan dan menampilkan promt “don’t touch patient” dan “analyzing rhythm”.
5. Jika ritme yang diberi kejutan dipilih, akan ada kalimat “shock advised” dan “charging”.
Akan tetapi, untuk AED yang akan digunakan dengan langkah :
1. Membuka penutup pelatihan AED
2. Meletakkan bantalan pada manekin
3. Analisis
4. Kejut jika disarankan
5. Berikan CPR 2-3 menit

Apakah AED aman untuk digunakan dan dimana AED harus ditempatkan?

AED aman digunakan untuk siapa saja yang telah mendapat pelatihan sebelumnya. Alat AED 90% mampu mendeteksi ritme yang harus di-defibrilasi. AED harus ditempatkan di tempat-tempat umum, sekolah, bandara, kompleks perkantoran, dimana dokter praktek dan kampus kedokteran serta paramedis lainnya. AED hanya dapat digunakan untuk umur di usia lebih dari 8 tahun dan aman untuk wanita yang sedang hamil. Jika anda memiliki tempat pelayanan kesehatan, atau anda telah memiliki pelatihan mengenai AED, serta anda adalah paramedis, sebaiknya anda memiliki AED. Banyaknya manfaat dan begitu praktisnya penggunaan AED. Anda bisa mendapatkan AED di website alat kesehatan dengan menghubungi customer service kami atau datang ke tempat kami. Terimakasih atas partisipasi anda.

[products_slider title=”Produk Terkait” per_page=”30″ featured=”no” latest=”no” best_sellers=”no” on_sale=”no” orderby=”menu_order” order=”desc” layout=”default” category=”alat-peraga,  ” ]