komplikasi hiv

Komplikasi HIV Pada Penderita Kanker Kulit

HIV Bisa Menginfeksi Pada Penderita Kanker Kulit

Penyakit kanker kulit adalah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali. Dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Ada tiga jenis kanker kulit yang umumnya sering diderita yaitu :
1. Karsinoma Sel Basal (KSB) yaitu jenis penyakit kanker kulit yang paling banyak diderita. Kanker jenis ini tidak mengalami penyebaran (metastasis) ke bagian tubuh lainnya, tetapi sel kanker dapat berkembang dan menyebabkan kerusakan jaringan kulit sekitarnya. Tanda-tanda penyakit kanker ini adalah benjolan yang agak berkilat, kemerahan, kelainan seperti jaringan parut luka yang tidak sembuh-sembuh.
2. Karsinoma Sel Skuamosa (KSS) Merupakan jenis penyakit kanker kulit yang lebih banyak diderita pria terutama kaum lanjut usia (lansia). Ini adalah jenis kanker kulit dimana terjadi keganasan sel keratinosit epidermis. Merupakan kanker kulit kedua paling sering menjangkiti penyakit kanker kulit yang dapat menyebar kebagian tubuh yang lain. umumnya diderita mereka yang berada di wilayah tropis.

Lalu apa hubungan HIV dengan kanker kulit? HIV adalah virus yang dapat merusak sel darah putih yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi menurun. HIV dapat ditularkan melalui injeksi langsung ke aliran darah. Beberapa jalur penularan HIV yang telah diketahui adalah melalui hubungan seksual.  Jalan lain penularannya ialah dengan kontak membran mukosa atau jaringan yang terluka dengan cairan tubuh tertentu yang berasal dari penderita HIV. Hal inilah yang bisa sangat berbahaya bagi penderita kanker kulit. Virus HIV dapat melemahkan sistem imun yang mengakibatkan komplikasi HIV pada penderita kanker kulit.

 

Komplikasi HIV Pada Kanker Kulit :

Sel yang terdapat pada permukaan lapisan kulit dalam (mukosa) penis, vagina, dan oral adalah organ tubuh yang biasanya menjadi tempat awal infeksi HIV pada kanker kulit. Jika seorang yang mempunyai luka yang terkena darah atau cairan penderita HIV bisa mengakibatkan seseorang tersebut terinfeksi virus HIV. Selain itu. HIV juga dapat langsung masuk ke aliran darah dan masuk serta beraplikasi di kelenjer limpa. Setelah menempel, selubung virus akan melebur dengan membran sel sehingga isi partikel virus akan terlepas di dalam sel.

Jika penderita kanker kulit terkena penyakit HIV, hal ini bisa memparah kondisi tubuh yang mengakibatkan system imun tubuhnya malah makin menurun. Dan bagi penderita kanker kulit yang memiliki luka pada bagian luarnya jika luka tidak di tutupi maka akan mengakibatkan masuknya virus lain ke dalam tubuh. Akibatnya luka luar tersebut lama penyembuhannya atau malah semakin parah karena banyaknya kuman yang masuk ke dalam tubuh.

Demikian bahaya komplikasi HIV pada kanker kulit karena dapat menambah parah penyakit yang dialami yang membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Sehingga penyakit yang lain mudah masuk dan mengganggu sel dan organ lain pada tubuh.

alat test hiv

Untuk itu perlu halnya dilakukan tes HIV agar bisa menghentikan proses berkembang biaknya virus HIV di sel darah putih. Kini alat tes HIV sangat mudah anda temui di toko alat kesehatan dan cara penggunaannya juga bisa dilakukan sendiri dirumah. Jika hasil dinyatakan positif maka segera ke fasilitas kesehatan agar dapat ditindak lanjuti oleh dokter. Semoga bermanfaat!

[products_slider title=”Produk Terkait” per_page=”20″ featured=”no” latest=”no” best_sellers=”no” on_sale=”no” orderby=”menu_order” order=”desc” layout=”default” category=”alat-test-HIV, ” ]