diabetes pada kehamilan

Bahaya Diabetes Pada Ibu Hamil

Resiko Diabetes Pada Saat Kehamilan

Tahukah anda diabetes pada saat kehamilan sangat ditakuti masyarakat khususnya ibu hamil saat ini. Pada saat hamil normal kenaikan berat badan Ibu hanya mencapai 11-15kg.  Jika melebihi angka tersebut akan mengakibatkan berat badan janin yang lebih besar dan tidak sesuai berat janin normal dengan usia kehamilannya. Jika hal ini terjadi, pada saat persalinan ibu akan mengalami kesulitan melahirkan secara normal. Ibu dan bayi akan lebih rentan dan beresiko mengalami cedera.

Faktor Yang Bisa Terjadi Pada Ibu dan Janin :
1. Pada ibu bisa terjadi robekan jalan lahir yang luas, luka pada perenium yang cukup parah dan lamanya penyembuhan. Perdarahan yang cukup banyak, peregangan pada tulang simfisis. Pada persalinan normal juga menggunakan bantuan alat forseps atau vakum. Dan sangat beresiko proses persalinan kala II memanjang.

2. Pada bayi bisa mengalami cedera patah tulang akibat penahanan pada bahu saat melewati jalan lahir. Bayi akan beresiko mengalami Cerebral Palsy (kelumpuhan syaraf otak) karena cedera kepala saat melewati jalan lahir. Pada saat berada di luar rahim, bayi lebih mudah mengalami penurunan kadar gula darah berlebihan (hipoglikemia). Bayi besar juga beresiko lebih tinggi mengalami gangguan pernafasan, terutama bayi besar yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Meskipun tampaknya bayi besar, tetapi karena belum cukup bulan paru- parunya belum mampu berkembang sempurna. Dalam masa pertumbuhan selanjutnya bayi juga beresiko mengalami obesitas.

Ibu Dengan Diabetes Dianjurkan Persalinan SC

Ibu hamil dengan riwayat diabetes tidak bisa melakukan persalinan secara normal diakibatkan banyak faktor yang dapat terjadi pada ibu dan janin. Melahirkan secara SC (seksio caesaria) tingkat resikonya cenderung lebih kecil dibandingkan melahirkan secara normal. Untuk itu pada saat hamil hindari makanan yang banyak mengandung glucosa berlebih yang akan meningkatkan kadar gula normal. Proses pertambahan berat badan juga penting terhadap kehamilan terutama pada trimester dua dan ke tiga sebagai persiapan menyusui. Tetapi peningkatan berat badan pada ibu hamil tidak boleh berlebihan karena akan terjadi penimbunan lemak pada jaringan tubuh dan penumpukan cairan yang akan membentukan plasenta, air ketuban dan janin.

Demikian, bahayanya diabetes pada kehamilan karena dapat meningkatkan faktor resiko yang cukup besar pada ibu dan janin, untuk itu hindari makanan yang banyak mengandung glucosa dan selalu periksa gula darah anda saat kehamilan trimester I,II, dan III sebelum melakukan persalinan. Hal ini sangat dibutuhkan agar pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga tidak terjadi komplikasi pada ibu dan janin. Semoga bermaanfaat ya!

[products_slider title=”Produk Terkait” per_page=”20″ featured=”no” latest=”no” best_sellers=”no” on_sale=”no” orderby=”menu_order” order=”desc” layout=”default” category=”alat-test-gula-darah, ” ]