Sudah Tau Apa Itu Donor Darah?
Sebagian besar orang sudah mengetahui tentang donor darah. Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang yang ingin mendonorkan darahnya secara sukarela untuk membantu orang lain. Darah tersebut kemudian disimpan dahulu di dalam kulkas darah.
Kegunaan darah ini akan diberikan pada pasien yang membutuhkan transfusi karena kekurangan pasokan darah didalam tubuhnya. Kekurangan darah bisa saja karena berbagai factor penyakit yang membuat sel darah merah berkurang seperti yang biasa terjadi pada ibu hamil dengan anemia, ibu hamil yang keguguran atau persalinan yang terjadi perdarahan. Maka dibutuhkan donor darah untuk meningkatkan kadar sel darah merahnya.

Sebelum itu darah harus dicek terlebih dahulu apakah ada virus atau bakteri yang terdapat pada darah tersebut. Agar tidak terjadi perpindahan virus dari penderita penyakit infeksi ke orang yang ingin kita donorkan darah. Donor darah dari seorang yang terkena penyakit virus HIV akan menyebabkan virus masuk ke dalam tubuh kemudian membunuh sel darah putih. Di dalam tubuh, sel virus tersebut berkembang biak dan pada akhirnya menghancurkan sel darah putih serta melepaskan partikel virus yang baru. Partikel virus yang baru kemudian menginfeksi sel darah putih untuk menghancurkannya. sedangkan sel darah putih berfungsi sebagai system kekebalan tubuh.
Bahaya Donor Darah Dari Penderita HIV
Seorang yang terinfeksi oleh HIV akan kehilangan sel darah putih. Penderita bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui transfusi darah karena banyaknya partikel virus yang terdapat di dalam darah. Meskipun tubuh berusaha melawan virus, tetapi tubuh tidak mampu meredakan infeksi. Setelah sekitar 6 bulan, jumlah partikel virus di dalam darah mencapai kadar yang stabil, yang berlainan pada setiap penderita.
Infeksi HIV juga dapat menyebabkan gangguan pada fungsi sel darah putih yang menghasilkan antibodi. Antibodi ini terutama ditujukan untuk melawan HIV dan infeksi yang dialami penderita, tetapi antibodi ini tidak banyak membantu dalam melawan berbagai infeksi pada AIDS. Pada saat yang bersamaan, penghancuran limfosit oleh virus menyebabkan berkurangnya kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam mengenali dan melawan virus yang masuk.
Demikian bahaya donor darah dan HIV dari seorang yang terkena HIV, jika ingin melakukan donor darah lebih baik diperiksa dahulu kesehatan anda apakah terdapat virus HIV atau tidak. Anda juga bisa melakukan tes hiv dirumah dengan menggunakan alat tes hiv atau alat cek hiv yang bisa anda dapatkan di toko alat kesehatan. Karena virus HIV tersebut dapat membahayakan bagi orang lain yang membutuhkan darah. Semoga bermanfaat!
[products_slider title=”Produk Terkait” per_page=”20″ featured=”no” latest=”no” best_sellers=”no” on_sale=”no” orderby=”menu_order” order=”desc” layout=”default” category=”alat-test-HIV, ” ]